Dokter Laser Saraf Kejepit Terdekat, Atasi Nyeri HNP

 

Dokter laser saraf kejepit dengan tindakan PLDD dapat menjadi asa baru dalam pengobatan nyeri akibat saraf kejepit.

Sebagian besar kasus, kondisi jepitan saraf tulang belakang dapat menyebabkan gejala HNP yang mengganggu kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari. Namun, perkembangan terkini dalam teknologi medis telah membawa solusi yang lebih efektif dan minimal invasif, yakni terapi laser dengan PLDD.

Terapi laser saraf kejepit bisa menjadi pilihan terkini untuk membantu mengatasi bantalan tulang belakang yang menjepit saraf. Ini menjadi jawaban atas pertanyaan apakah saraf kejepit bisa di laser.

Kini terapi sinar laser telah menjadi salah satu pilihan inovatif untuk mengatasi masalah pada tulang belakang terkait dengan saraf kejepit. Terapi laser untuk saraf kejepit memberikan proses penyembuhan yang cepat dan nyaman. Nyeri tulang belakang karena adanya compressed nerve pada tulang belakang, kini bisa teratasi tanpa bedah terbuka seperti jaman dulu. Mengatasi gejala jepitan saraf laser saraf kejepit bisa menjadi salah satu solusi sembuh dari siksaan gejala akibat saraf terjepit.

Apakah perawatan laser bagus untuk saraf kejepit bergantung pada ringan beratnya derajat jepitan yang terjadi pada saraf tulang belakang. Biaya laser tulang belakang atau berapa biaya laser pldd juga menjadi persiapan sebelum memutuskan untuk sembuh dari nyeri tulang belakang dengan laser PLDD. PLDD adalah singkatan dari Percutaneous Laser Disc Compression (PLDD).

Biaya PLDD Saraf Kejepit

Biaya laser saraf kejepit mungkin bervariasi. Tergantung lokasi dan berapa segmen tulang belakang yang sudah menonjol yang mungkin sudah mau akan menekan saraf. Kadangkala PLDD BPJS juga menjadi bahan pertimbangan berikutnya. Jadi siapkan diri dengan pertanyaan seputar alat laser PLDD saraf kejepit ini, misalnya persiapan sebelumnya seperti apa, jadi akan menjadi lebih jelas dan siap sembuh dengan laser PLDD ini.

Siapa yang cocok dengan terapi laser PLDD ini. Jawabannya adalah kondisi herniasi bantalan tulang yang ringan atau sedang dan tidak ada perbaikan setelah pemberian obat atau fisioterapi saraf kejepit leher, misalnya. Bisa juga, dokter laser saraf kejepit menjadi tempat konsultasi bagi orang-orang yang memiliki kontraindikasi untuk melakukan tindakan bedah atau adanya kondisi media lainnya.

Dokter Laser Saraf Kejepit

Bagaimana laser PLDD bekerja, dr. Heri Aminuddin, Sp.BS (K) menjelaskannya. “Metode ini termasuk tindakan non-invasif yang menggunakan sinar laser yang akan dokter bidik ke bantalan tulang yang menonjol. Tujuannya untuk mengurangi volumenya, sehingga ukurannya kembali menyusut, dan tidak lagi menekan saraf.”

“Dokter laser saraf kejepit akan melakukan tindakan PLDD ini dengan dengan tingkat presisi yang tinggi. Karena menggunakan alat bantu yang canggih yakni C-arm. Prosedur ini mampu menghilangkan jaringan yang menonjol tanpa tepat sasaran sehingga tidak merusak jaringan sehat sekitarnya,” lanjut dr. Heri yang piawai melakukan laser PLDD.

Apa Keunggulan dan Manfaat Terapi untuk Laser Saraf Kejepit PLDD?

PLDD spine salah satu cara efektif atasi tonjolan tulang belakang (herniated nucleus pulposus) memiliki beberapa keunggulan. Tindakan laser ini hanya memerlukan bius lokal saja dan bahkan sesudahnya, bisa langsung pulang tanpa perlu rawat inap. Berapa lama tindakan PLDD ini akan berkisar pada 30-60 menit, tergantung pada berapa segmen tulang belakang yang mengalami penonjolan bantalan tulang (diskus intervertebralis).

Sayatannya juga sangat kecil sehingga rasa sakit sangat minimal dan tidak ada bekas luka yang mengganggu secara kosmetik. Karena bius lokal dan sayatan kecil, proses penyembuhan bisa menjadi lebih cepat. Dengan begini, bisa langsung beraktivitas dalam waktu singkat.

Pantangan Saraf Kejepit

“Namun, ingat sesudahnya ada sedikit pantangan saraf kejepit. Hindari banyak membungkuk, kurangi mengangkat/menarik/mendorong beban berat, kurangi aktivitas atau olahraga berat, dan jaga postur tubuh agar proses pulihnya menjadi lebih baik,” jelas dr. Heri lebih lanjut.

Tindakan laser HNP ini bisa membantu mengurangi risiko peradangan sekitar saraf yang kejepit, sehingga nyeri bisa reda dan mengembalikan rasa nyaman buat kembali beraktivitas.

Pertanyaan lain yang sering pasien ajukan adalah berapa lama tindakan PLDD. “Prosesnya cepat sekali hanya sekitar 1-2 jam saja bergantung pada kondisi bantalan tulang. Dan pasien langsung dapat merasakan perbaikan gejala,” jelas dr. Heri yang praktik di RSU Bunda Jakarta ini.

Ada beberapa faktor yang perlu menjadi pertimbangan dalam proses pemulihan. Ringan beratnya jepitan saraf, kondisi kesehatan masing-masing pasien, dan lainnya. “Meskipun tindakan ini memiliki keberhasilan yang sangat baik dan tingkat efektivitas yang baik, pasien PLDD saraf kejepit perlu kontrol sesuai waktu yang dokter telah tentukan.”

Kini terapi laser saraf kejepit bisa menjadi solusi sebagai terapi syaraf kejepit terdekat dari lokasi tempat tinggal masing-masing pasien. Tetapi memang perlu berkonsultasi terlebih dahulu agar dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik secara langsung. Dokter laser saraf kejepit juga perlu mengevaluasi hasil pemeriksaan penunjang radiologis, yakni MRI tulang belakang atau MRI saraf kejepit.

Sinar laser dalam PLDD bisa menjadi salah satu pilihan terapi nyeri tulang belakang pada usia muda yang bantalan tulangnya sudah mulai menonjol. Dokter laser PLDD saraf kejepit bisa saja menganjurkan tindakan lain, misalnya endoskopi BESS, ketika jepitan yang tampak pada hasil MRI ternyata sudah berat.

Pengalaman PLDD Saraf Kejepit

Sebelum memutuskan untuk melakukan PLDD HNP (herniated nucleus pulposus), bisa mendengar cerita kerabat yang berhasil sembuh dari saraf kejepit dengan laser ini.

Selanjutnya dr. Heri berpesan,”Istirahat cukup, kurangi aktivitas berat yang memberatkan tulang belakang, rutin olahraga dan tetap menjaga berat badan tetap ideal dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Kalau ini dipatuhi, aktivitas tetap lancar tak lagi terganggu nyeri tulang belakang.”